Segera Terbit “Dibalik Isu Datangnya Imam Mahdi

Alhamdulillahi (al)ladzii arsala rasuulahu bi(a)lhudaa wadiini (a)lhaqqi liyuzhhirahu ‘alaa (al)ddiini kullihi walaw kariha (a)lmusyrikuun(a)

Berita diterimanya naskah “Dibalik Isu Datangnya Imam Mahdi” oleh Penerbit Serambi, benar-benar satu kabar yang menentramkan hati saya pribadi.

Hal ini semakin mempertebal keyakinan saya untuk terus berkiprah didunia penulisan buku dalam skala yang lebih besar dimasa yang akan datang.

Buku “Dibalik Isu Datangnya Imam Mahdi” adalah sekuel ketiga dari dua karya sebelumnya : “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih : Sebuah pelurusan sejarah & Jawaban untuk Dinasti Yesus” serta “Jejak Nabi Palsu : Dari Mirza Ghulam Ahmad, Lia Aminudin hingga Ahmad Musaddiq”.

InsyaAllah, buku ketiga ini akan lebih memberikan warna ilmiah yang semakin kental dengan sentuhan-sentuhan pemikiran khas seorang Armansyah.

Disusun dengan apik, melibatkan pengetahuan dibidang ilmu komputer, logika, sejarah, bahasa dan tentu saja agama.

Tegas, jelas serta menantang …. itulah kesan yang ditampilkan buku ini.

Buka hati dan pikiran adalah kunci untuk dapat menuntaskan pembacaan mengenainya.

Dibutuhkan kejujuran, obyektifitas serta sedikit keberanian untuk menyelami tulisan dibuku ini.

Seorang muslim tidak perlu merasa takut membacanya, entah dia seorang cendikiawan, awam maupun yang bersekutu dalam satu haroqah, partai, organisasi, madzhab atau isme-isme tertentu.

Tidak diperlukan kalkulator untuk memahaminya.
Anda hanya perlu ketenangan dan jauh dari prasangka buruk.

Tidak ada dogmatisasi didalamnya.
Semua diungkap secara transparan dan penuh ilmu.

Inilah buku yang InsyaAllah akan menyentuh sisi-sisi intelektual dan spiritual terdalam.
Sebuah buku yang dihasilkan dari kontemplasi batin dan pikiran seorang anak manusia.

Merambah relung-relung sufistik dan matematis.
Menyingkap ide apokaliptik Abrahamaik religion secara cerdas dan menggugah.

Jangan lewatkan … “Dibalik Isu Datangnya Imam Mahdi” : Karya fenomenal yang akan menjawab isu banyak hal mengenai gagasan messianisme. Buku ini mengajak anda untuk menyingkap isu-isu yang ada dibalik sunni-syi’ah dan pentingnya digagas persatuan terhadap dua kelompok ini.

Memberi solusi tuntas dari pemerkosaan Jaber Bolushi terhadap ramalan angka dalam huruf Hijaiyah.

Karya terbaru Armansyah, hasil kerjasamanya dengan Penerbit Serambi Ilmu Semesta

Nantikan penerbitannya ….

dibalik-isu-kcl

 

 

PASTI BEDA DENGAN YANG ADA !

Iklan

Aplikasi “Panduan Cepat Diskusi Lintas Kitab”

Bisa didownload bebas bagi member Milis_Iqra :

Aplikasi “Panduan Cepat Diskusi Lintas Kitab” atau PCDLK di : http://milis_iqra.googlegroups.com/web/PCDLK.zip
Silahkan mendistribusikannya secara bebas selama itu membantu untuk kemaslahatan umat ….


Salamun ‘ala manittaba al Huda

ARMANSYAH
http://armansyahskom.wordpress.com
http://armansyah.swaramuslim.net
http://arsiparmansyah.wordpress.com
https://rekonstruksisejarahisaalmasih.wordpress.com
http://jejakpararasulsetelahmuhammad.wordpress.com/

Pencekalan Gramedia u/. Buku Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih

Pencekalan Gramedia u/. Buku Rekonstruksi Sejarah Isa al-MasihHari Selasa pagi (08/01/2008) sekitar jam 09.21 menit, saya mendapat telpon dari pihak penerbit Restu Agung mengabarkan bahwa buku saya yang berjudul “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” dilarang dipasarkan dan diterima oleh toko buku Gramedia seluruh Indonesia.

Dengan bahasa sederhana : Buku saya tersebut dicekal !

Berita ini cukup mengejutkan buat saya karena alasan yang diberikan mereka kepada pihak penerbit sama sekali tidak bisa diterima, yaitu kurang lebih telah masuk kawasan SARA atau dengan bahasa lainnya isi dari buku saya itu dianggap terlalu menyinggung pihak-pihak tertentu.

Keruan pihak penerbit Restu Agung merasa keberatan dengan sikap Gramedia ini, sayapun dengan koneksi-koneksi di Kelompok Kompas Gramedia (KKG) berusaha menyusuri latar belakang sesungguhnya dari penolakan Gramedia tersebut. Tidak butuh waktu lama buat saya memperoleh alasan real pencekalan dari Gramedia ini, karena saya sendiri merupakan bagian dari kelompok Kompas Gramedia yang memiliki “sejumlah radio-link” kepada akses-akses tertentu.

Ini adalah sentimen keagamaan !

Kasus saya ini, menurut Ibu Irena Handono yang sempat saya kabari via ponselnya, sama seperti kasus yang menimpa buku beliau yang berjudul “Islam dihujat” !

Saya bukan typical orang yang mudah menerima kekalahan atau menjadi pecundang.

Kabar baiknya adalah, penerbit Restu Agung menceritakan bila buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” mendapat tanggapan positip dari toko-toko buku besar lain diluar Gramedia.

Inilah anekdot yang tidak lucu yang sudah dimainkan oleh musuh-musuh Islam.

Sebagai penulis, tentu saja saya harus siap menerima kritik maupun sanggahan.
Hal ini sudah sejak jauh-jauh hari saya sampaikan, bahkan saya pernah menawarkan untuk diadakan acara bedah buku tersebut kepada pihak penerbit.

Tidak perlu ada ketakutan-ketakutan yang tidak beralasan disisi saya, ini dunia ilmiah, jadi mari kita sama-sama bersikap sebagaimana orang-orang ilmiah beradu argumentasi.

Silahkan siapkan undangan, mari kita musyawarahkan waktu dan tempatnya, kita coba angkat buku ini kepentas dialog terbuka. Hadirkan pakar-pakar manapun untuk mengkritisi tulisan tersebut, it’s not a big deal buat saya.

Buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” hanya permulaan … bersiaplah untuk menerima lanjutannya !

Ini masalah agama saya, ini urusan harga diri dan kehormatan orang-orang suci dalam keyakinan saya dan saya punya hak untuk melakukan pembelaan terhadap serangan maupun pemutar balikan fakta atas mereka.

Sebagai pengulangan, Saya persilahkan kelompok-kelompok tertentu dari Kristen, Islam Liberal, Islam moderat, Islam abangan dan sejenisnya untuk membuat diskusi terbuka dengan saya soal buku ini. Mari kita berbicara data dan kita berbicara logika. Ini tantangan terbuka dari saya.

Jaringan Islam Liberal, buku saya ini menjadi batu ujian buat obyektifitas dan seluruh gembar-gembor kebebasan berekspresi dan hak asasi yang selama ini kalian bicarakan.

Untuk umat Kristiani, buku saya ini menjadi salah satu parameter sejauh mana anda-anda mampu bersikap lapang dada dan penuh kasih untuk orang-orang yang berseberangan dengan anda.

Pencekalan buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” diberbagai toko buku Gramedia seluruh Indonesia tidak akan mampu menghalangi menyebarnya buku ini ditengah masyarakat dan umat.

Terimakasih saya ucapkan juga kepada Sdr. Aris Hardinanto dan Tim FAKTA (especially Bapak Masyhud SM) yang telah banyak mendukung langkah-langkah saya, begitu juga dengan Ibu Irena Handono dan team Irena Centernya serta Bapak Mohammad S. Ghasali  dari Swaramuslim.

Hal senada saya sampaikan untuk para sahabat di Milis_Iqra serta simpatisan lainnya.

Semoga hal yang serupa tidak mengenai buku kedua saya “Jejak Nabi Palsu” yang sebenarnya juga masih menyisakan lanjutan-lanjutan dari buku sebelumnya “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih”.

Inilah perjuangan untuk al-Haq, inilah romantisme bercinta dengan media, ada pengkhianatan, ada kasih sayang dan ada permusuhan.

Tetapi yang jelas, pencekalan dari Gramedia ini hanya akan semakin membuka kedok tentang apa dan siapa orang-orang yang ada dibalik perusahaan tersebut. Subyektifitas terhadap umat Islam oleh mereka bukan baru pertama ini terjadi, sudah banyak Kelompok Kompas Gramedia ini menoreh luka dan kebencian didiri umat Islam.

Tulisan ini saya sebarkan dibanyak tempat di Internet … dan saya juga mempersilahkan siapapun untuk meneruskannya kepihak-pihak manapun.

Promosi Buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” juga sudah merambah keberbagai lokasi, diantaranya adalah Direktori Indonesia (http://dir.analistat.com/directory.php?cat=Referensi ), juga milis pasar buku (http://groups.yahoo.com/group/pasarbuku/message/47667), milis penerbit Islam ( http://groups.yahoo.com/group/penerbitislam/message/32), milis Buku-Islam (http://groups.yahoo.com/group/buku-islam/message/5394) dan juga MyQuran ( http://groups.yahoo.com/group/myquran/message/25653).

# Sinopsis buku bisa didownload disitus milis_iqra dengan alamat http://groups.google.com/group/Milis_Iqra/web/sinopsis1.pdf

# Anda bisa mendapatkan buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” dengan cara memesan langsung kepada saya selaku penulisnya atau menghubungi toko-toko buku yang disupported oleh Restu Agung, daftarnya silahkan download di http://groups.google.com/group/Milis_Iqra/web/TOKO_RESTU_AGUNG.pdf

# Diluar Toko Buku Gramedia, buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” InsyaAllah bisa didapatkan !

BCC : Semua pihak yang terkait dan sahabat-sahabat terbaik saya.

Salamun ‘ala manittaba al Huda

ARMANSYAH
http://armansyahskom.wordpress.com
http://armansyah.swaramuslim.net
http://arsiparmansyah.wordpress.com
https://rekonstruksisejarahisaalmasih.wordpress.com
http://jejakpararasulsetelahmuhammad.wordpress.com/

Terjemahan benar surah 4/157

Terjemahan An-Nisaa ayat 157 4_157

Dari terjemahan ayat diatas, dapat kita ketahui bahwa Nabi ‘Isa tidak terbunuh dan tidak tersalib dalam peristiwa  tersebut. Beliau hanya disamarkan kepada musuh-musuhnya. Disamarkan bukan dalam arti dialih rupakan menjadi wajah orang lain tetapi disamarkan dalam pengertian ditampakkan seolah-olah beliau memang berhasil dibunuh dan berhasil disalib.

Fakta bahwa orang-orang Yahudi ternyata memang meragukan bila mereka telah berhasil membunuh putera Maryam ini dalam penyaliban adalah beliau kembali ditombak menjelang diturunkan dari kayu salib lalu makamnya dijaga ketat oleh askar Romawi.

Setelah tiga hari, Nabi Isa menjumpai keluarga dan para muridnya sekaligu memperlihatkan bekas luka-luka yang beliau derita saat sengsara diatas salib.

Paman ibunyalah yang bernama Yusuf Arimathea yang telah menyelamatkannya bersama seorang sahabat beliau, Nikodemus.

Nabi ‘Isa lalu menyingkir dari Yerusalem, hijrah ke Damaskus dan memulai perjalanan panjangnya dalam berdakwah kepada seluruh bangsa Israel lain diluar kampung halamannya.

Segera Terbit

SEGERA TERBIT
REKONSTRUKSI SEJARAH ISA AL-MASIH

Sebuah pelurusan sejarah dan Jawaban untuk Dinasti Yesus

PENULIS : ARMANSYAH

James D. Tabor melalui bukunya “Dinasti Yesus” telah memfitnah Maryam berzinah!

Tidak tanggung-tanggung, ayah dari putera Maryam ini menurutnya adalah

seorang serdadu Romawi bernama Panthera !

Lalu Yusuf situkang kayu datang menikahi Maryam

demi menyelamatkan mukanya dari aib perzinahan !

Ia juga menulis dibuku yang sama bila al~Masih Isa putera Maryam telah wafat dalam penyaliban mengenaskan diatas bukit tengkorak

dan mayatnya dilarikan orang!

Sejauh mana kebenaran “fakta sejarah” yang dikemukakan oleh Tabor yang merupakan Ketua Jurusan Studi Keagamaan disalah satu Universitas Amerika itu ?

Benarkah Maryam telah berzinah sehingga ia mengandung ?

Siapa sebenarnya Yusuf situkang kayu itu ?

Apakah Maryam memang menikah dengan Yusuf ?

Apa hubungan Yesus dan Isa al~Masih ?

Benarkah Isa telah disalib dan wafat lalu mayatnya dicuri ?

Bagaimana sebenarnya Islam menjawab tudingan James D. Tabor tersebut ?

Siapa tokoh Yusuf Arimathea yang menurunkan jasad Yesus dari kayu salib ?

Benarkah Isa akan kembali datang diakhir jaman ?

Dapatkan jawabnya secara lengkap dibuku “Rekonstruksi Sejarah Isa al~Masih”

Karya Armansyah

Buku ini akan mencoba memberikan penjelasan secara utuh sekaligus menjawab semua tuduhan tersebut.

Dalam buku ini, anda akan mendapatkan fakta-fakta baru tentang Isa al~Masih dan kenabiannya ditengah bangsa Israel yang mungkin belum pernah anda ketahui sebelumnya.

Isa bukan putera hasil perzinahan ibunya, ia adalah bayi yang terlahir melalui proses Parthenogenesis (kelahiran perawan).

Maryam ibunya tidak pernah menikah dengan Yusuf situkang kayu ! Beliau hanya seorang pelindung dan pemelihara keduanya.

Sejak kecil, Isa sudah diangkat menjadi Nabi dan dikaruniai sejumlah mukjizat.

Meskipun dibesarkan di Nazareth, Iapun pernah berkelana sampai kenegri Inggris, India dan Jepang.

Ia memang difitnah oleh musuh-musuhnya dihadapan para penguasa Romawi, usaha penyelamatannya dalam sebuah konspirasi persidanganpun gagal, ia dihukum salib, tapi ia berhasil lolos dari kematian dan melakukan sejumlah perjalanan panjang keberbagai negeri terhadap komunitas Israel diperantauan.

Tidak hanya ke Damaskus, perjalanan Isa juga mengantarkan ia kepada pertemuannya dengan Raja Abgar dari Edessa, raja Shalivahan dari India diatas pegunungan Himalaya, menikahi Yumiko di sebuah kampung dipulau Aomori bernama Herai, melanjutkan misinya kepada kaum Diaspora lalu menjemput sang ibunda di Ephesus dan Maria Magdalena di Saint-Baure, menemui Petrus di Roma, kembali ketimur dan ikut serta memperbaiki kuil Sulaiman ditanah India.

Itulah rekonstruksi sejarah yang berhasil disusun secara apik didalam buku ini, bahkan anda akan mendapatkan pemahaman tentang penggunaan istilah anak Tuhan yang dilekatkan kepada diri Isa al~Masih serta lemahnya argumentasi Trinitas dari sejumlah pembuktian yang susah untuk dibantah kebenarannya.

Kata sambutan buku oleh : Bapak Drs. Masyhud, SM, Dewan Pakar Tim FAKTA ( Forum Anti Gerakan Pemurtadan )

Situs Fakta : http://www.fakta-online.com/index.php?page=tim

Dan oleh Bapak xxx, pengelola situs Swaramuslim (www.swaramuslim.net)

Mirror dari situs ini ada di : http://rekonstruksi-sejarah-isa-almasih.blogspot.com/2007/07/segera-terbit.html