Saya tak akan pernah tarik buku itu dari peredaran!

Bagus itu ibu, kenapa kita harus takut dengan reaksi yang bermunculan atas tulisan kita yang pada hakekatnya adalah sebuah fakta kebenaran ?

Apakah karena sesuatu itu bersinggungan dengan pihak tertentu lalu harus ditarik peredarannya ? Arogansi sekali !

Mungkin ini waktunya bagi para penulis untuk mengajukan perlawanan pada pihak-pihak yang otoriter dalam menyikapi perbedaan. Sama seperti kasus buku-buku saya !

Saya suka kalimat Ibu : “‘Saya tak akan pernah tarik buku itu dari peredaran. Tak seorang pun bisa menarik buku ini dari peredaran,” !

Beginikah cara orang dewasa menghadapi perbedaan ? ekstrim ?
Mana orang-orang JIL ? buktikan konsistensi anda membela penulis-penulis yang masih terpinggirkan seperti ini … mana suara lantang kalian selama ini ? Kenapa hanya diam ?

2008/2/22 Slamet Hariyanto <Slamet.Hariyanto@id.flextronics.com>:

Menkes: Saya tak akan Pernah Tarik Buku ItuJAKARTA — Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, bergeming. Reaksi keras dunia internasional, khususnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang meminta bukunya berjudul Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung‘ ditarik, tak membuatnya gentar. Dia bertekad untuk mempertahankan buku itu tetap beredar, apa pun risikonya. ”Saya tak akan pernah tarik buku itu dari peredaran. Tak seorang pun bisa menarik buku ini dari peredaran,” tegas Siti Fadilah dengan nada berapi-api kepada Republika, Kamis (21/2).Menkes bahkan akan mencetak ulang buku yang laris manis itu. Di era demokratisasi, katanya, seorang pun tak berhak menghalangi orang lain mengungkapkan pendapatnya. ”Selain cetak ulang, saya juga akan segera menerbitkan jilid dua buku itu,” paparnya. Menkes juga menegaskan tak ada salah penerjemahan dalam buku edisi bahasa Inggris. Yang menjadi kontroversi dan menuai reaksi dunia internasional, dalam buku itu Siti Fadilah menyoroti ketidakadilan mekanisme WHO dalam mempergunakan sampel virus H5N1 yang dikirim negara berkembang.

”Kami sama sekali tak pernah tahu, apakah virus itu digunakan untuk penelitian atau publikasi, ataukah mereka di-sharing ke pabrik vaksin untuk dibuat vaksin. Atau mungkin virus itu digunakan untuk pengembangan senjata biologi,” papar Siti Fadilah di halaman 173 lampiran IV buku ber-cover merah itu.

Pernyataan itu disampaikan Siti Fadilah dalam Pertemuan Antarpemerintah Menghadapi Pandemik Avian Influenza (AI) di Jenewa, Swiss, 20 November 2007. ”Saya sebenarnya sempat akan menarik buku itu dari toko untuk melihat apakah benar ada kesalahan, ternyata bukunya sudah habis semua,” paparnya. Siti Fadilah pun membenarkan dia telah mendatangi Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menjelaskan penerbitan buku itu. ”Setelah saya jelaskan, BIN bisa menerima dan bahkan memberi dukungan kepada saya.”

Buku setelah 182 halaman yang ditulisnya selama dua bulan itu bersumber dari catatan harian dan pengalaman nyata yang dialami Menkes. ”Makanya buku itu mirip novel.” Seperti diberitakan surat kabar Australia The Age edisi Kamis (21/2), pejabat WHO untuk keamanan kesehatan, David Heymann, meminta Menkes menarik buku itu.

Saat ditanya benarkah Presiden Susilo Bambang Yudhyono memerintahkannya untuk menarik buku itu dari peredaran? Siti Fadilah menjawab, ”Saya tak mendengar langsung perintah itu dari Pak Presiden.” Ketika diminta komentar soal kabar pelarangan penerbitan buku Menkes edisi bahasa Inggris, juru bicara Presiden, Andi Mallarangeng, mengatakan, ”Ini bukan domain saya, coba ditanyakan ke Dino.” Namun, juru bicara Presiden urusan luar negeri, Dino Patti Djalal, enggan mengomentari hal itu. ”Saya no comment, silakan masalah ini ditanyakan langsung ke Menkes.” hri/djo/dri

( )

Legal Disclaimer: The information contained in this message may be privileged and confidential. It is intended to be read only by the individual or entity to whom it is addressed or by their designee. If the reader of this message is not the intended recipient, you are on notice that any distribution of this message, in any form, is strictly prohibited. If you have received this message in error, please immediately notify the sender and delete or destroy any copy of this message
–~–~———~–~—-~————~——-~–~—-~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=–=-=-=-=-=-=-=–=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=–=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa’ : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=–=-=-=-=-=-=-=–=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=–=-=-=-=-=-=-=-
-~———-~—-~—-~—-~——~—-~——~–~—


Salamun ‘ala manittaba al Huda

ARMANSYAH
http://armansyahskom.wordpress.com
http://www.penulis-indonesia.com/armansyah/blog/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: